Feeds:
Posts
Comments

Doa Hafal Quran

Duhai Allah, aku memohon kepada-Mu kiranya Engkau berkenan memberikanku hafalan seperti hafalannya para nabi, pemahaman seperti pemahamannya para rasul, dan ilham seperti ilhamnya para malaikat yang senantiasa mendekatkan diri kepada-Mu.

Duhai Allah, mantapkanlah aku atas apa yang telah aku hafal dan berkahilah aku karenanya

Duhai Allah, mudahkanlah aku menempuh jalan-jalan ilmu dan jadikan semua itu berada pada jalan-Mu.

Duhai Allah, luruskanlah lisanku di jalan yang Engkau ridhoi.

Duhai Dzat yang mengajari Ibrahim, ajarilah aku. Duhai Dzat yang memahamkan Sulaiman, pahamkan Aku.

Duhai Allah, terangilah penglihatanku dengan Al qur’an, lapangkanlah dadaku dengannya, gerakkanlah fisik dan lisanku menurut apa yang diajarkan di dalamnya, kuatkanlah perisaiku dengannya; luaskanlah pemahamanku dengannya; bulatkanlah tekadku dengannya, serta dengan daya dan kekuatan-Mu. Karena sesungguhnya tiada daya dan kekuatan melainkan atas pertolongan-Mu, wahai Dzat yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Duhai Allah, rahmatilah aku dengan Alquran. Jadikanlah Al quran sebagai imam, cahaya, hidayah dan suber rahmat bagi hamba.

Ya Allah, ingatkan hamba bila yang terlupa. Ajarkan kepada hamba, yang hamba bodoh memahaminya. Karuniakan kepada hamba kenikmatan membacanya sepanjang waktu, siang dan malam. Jadikan Al quran sebagai hujjah bagi hamba, Ya Rabbal ‘alamiin.

Selamat pagi Pak, selamat pagi Bu, ucap anak sekolah dengan sapaan palsu.
Lalu mereka pun belajar sejarah palsu dari buku-buku palsu.
Di  akhir sekolah mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka yang palsu.

Karena tak cukup nilai, maka berdatanganlah mereka ke rumah-rumah bapak dan ibu guru untuk menyerahkan amplop berisi perhatian dan rasa hormat palsu.
Sambil tersipu palsu dan membuat tolakan-tolakan palsu, akhirnya pak guru dan bu guru terima juga amplop itu sambil berjanji palsu untuk mengubah nilai-nilai palsu dengan nilai-nilai palsu yang baru.

Masa sekolah demi masa sekolah berlalu, mereka pun lahir sebagai ekonom-ekonom palsu, ahli hukum palsu, ahli pertanian palsu, insinyur palsu.
Sebagian menjadi guru, ilmuwan atau seniman palsu.

Dengan gairah tinggi mereka  menghambur ke tengah pembangunan palsu dengan ekonomi palsu sebagai panglima palsu.

Mereka saksikan ramainya perniagaan palsu dengan ekspor dan impor palsu yang mengirim dan mendatangkan berbagai barang kelontong kualitas palsu.
Dan bank-bank palsu dengan giat menawarkan bonus dan hadiah-hadiah palsu tapi diam-diam meminjam juga pinjaman dengan izin dan surat palsu kepada bank negeri yang dijaga pejabat-pejabat palsu.
Masyarakat pun berniaga dengan uang palsu yang dijamin devisa palsu.
Maka uang-uang asing menggertak dengan kurs palsu sehingga semua
blingsatan dan terperosok krisis yang meruntuhkan pemerintahan palsu ke dalam nasib buruk palsu.

Lalu orang-orang palsu meneriakkan kegembiraan palsu dan mendebatkan gagasan-gagasan palsu di tengah seminar dan dialog-dialog palsu menyambut tibanya demokrasi palsu yang berkibar-kibar begitu nyaring dan palsu.

Continue Reading »

Al-Aqsha ini jantung Palestina
Kiblat pertama jua nan mulia
Bagai jiwa nanbebas dan meredeka
Bagi Qudsi tak boleh kan terluka
Al-Aqsha qudsi tegaknya negeri

Silsilah penindasan zionis Israel di tanah Palestina

  1. Pada tanggal 21 Agustus 1969 seorang warga Australia keturunan Yahudi, Danis Rohan, membakar Al-Aqsha hingga mimbar Sholahuddin menjadi arang. Setelah ditangkap dan diadili, pihak pengadilan Zionis Israel membebaskannya karena si tertuduh hilang ingatan alias gila. Sebuah pengadilan yang tidak adil, lalu apa yang akan mereka lakukan terhadap mereka yang mau merusak tempat-tempat mereka? Tapi yang jelas dan riil, mereka telah memvonis, di pengadilan-pengadilan mereka, orang yang diklaimnya sebagai pendukung pelaku aksi ‘teroris’ dengan hukuman ratusan tahun plus seumur hidup.
  2. Tanggal 1 Mei 1980, kelompok radikal Yahudi Kahana meletakkan bom seberat 1 ton (TNT) di masjid Al-Aqsha untuk diledakkan. Namun upaya itu belum berhasil karena terungkap terlebih dulu. Continue Reading »

Nam Fee Salam

Tidurlah dengan aman seperti tidurnya seorang pahlawan
biarkan Hamas membalas seperti zilzal
Pahlawan yang tetap hidup walau apa jua kesengsaraan
bukankah engkau akan gugur suatu hari bagaikan pahlawan?

Sungguh hidupmu menyeru perjuangan
tibalah masanya kematian menghidupkanmu dengan perjuangan
jikalah engkau menunaikannya, terrangkailah batu-batu al-Quds
atas dendam seorang palawan
Wahai manusia bebas yang tiada mencari kebaikan, melainkan kehidupan atau kematian yang mulia

Apabila engkau pergi, engkau meninggalkan umat
dengan bekalan dendam perjuangan
jika engkau sembunyikan tangan yang menjadi pemisah
dendammu akan berterusan dalam tidurmu sebagai seorang pimpinan

Wahai orang yang menantang negara terlaknat
engkau telah mengalahkannya dalam keadaan yang cacat
Tuhan telah memilihmu sebagai seorang yang suci
sebab orang selainmu sedang bergembira dalam kekotoran

*untuk syuhada Palestina. “Nam FEE SALAM”

Sudah S2, ingin jadi dosen dan belum PNS, bisa dicoba beasiswa sekolah ke Jerman melalui beasiswa DEBT SWAP 5000 DOCTORS. Indonesian – German SCHOLARSHIP PROGRAMME:

Pendahuluan

  • Program Debt Swap adalah program pengurangan jumlah hutang luar negeri Indonesia.
  • Dalam rangka mengurangi jumlah hutang Indonesia kepada Jerman, khususnya dibidang pendidikan. Kemdiknas mengajukan usulan Debt Swap VII (Program Beasiswa IGDS : Indonesian-German Doctoral Scholarship) dengan tujuan untuk meningkatkan mutu Perguruan Tinggi di Indonesia (dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM)).
  • Program Debt Swap I dan II telah dilaksanakan sebelumnya dalam sektor pendidikan, dibidang pendidikan dasar dan rehabilitasi sarana sekolah.

Persyaratan untuk mengikuti program ini adalah: Continue Reading »

Sulap Kalender

Pak Sigit, dosen ITB, hendak menentukan jadwal ujian tengah semester. Seperti biasanya, mata kuliah yang diampunya, ujian lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Berbeda dengan dosen lain, yang cenderung sesuai jadwal atau bahkan tidak sedikit juga yang mundur.

Ketika hendak deal jadwal, ternyata kalender di ruang telmat 3 masih kalender 2011. “Lho, ini kok masih 2011”, komentar pak Sigit.

Continue Reading »

Kebahagiaan yang sesungguhnya aku rasakan adalah ketika aku merasa yakin bahwa aku telah meninggalkan sesuatu yang berharga bagi penerusku. [Sayyid Qutb}

Rasulullah SAW ingin menciptakan suatu generasi yang bersih jiwanya, bersih otaknya, bersih konsepsinya, bersih pemikirannya, bersih kejadiannya dari setiap pengaruh lain, selain dari metode Ilahi yang dikandung oleh Al Qur’an.

Mereka, generasi pertama itu, memandang Al Qur’an bukan untuk tujuan menambah pengetahuan atau memperluas pandangan. Bukan untuk tujuan menikmati keindahan sastranya dan menikmati rasa nikmat yang ditimbulkannya. Tidak ada di antara mereka yang mempelajari Al Qur’an untuk menambah perbendaharaan ilmu hanya karena ilmu saja. Bukan untuk menambah perbendaharaannya dalam masalah ilmu pengetahuan dan ilmu fiqh. Sehingga otaknya menjadi penuh.

Continue Reading »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 40 other followers