Maka berhentilah menjadi penganut aliran kebathinan. Yang hanya bisa melawan dan dongkol dalam hati. Lisan menjadi terkunci, tak berkutik. Tak bisa berbuat apa-apa. Sekedar menjaga diripun tidak. Apalagi melawan. Apalagi menasehati.
Beraninya cuma kipas-kipas. Tak lebih dari itu. Atau sekedar membudut pertanda ketidaksukaan. Ya, sekedar itu. Tak lebih. Selebihnya, hanya gerutu-gerutu yang tak bermutu. Padahal bau (ampun den). Padahal merusak (sabana), Bukan hanya bagi si Perokok, tapi juga yang berada di samping orang yang sedang merokok. Jadilah pecundang di samping para perokok.
Hanya penganut aliran kebatinan. Melawan dalam hati. Tak banyak yang menasehati para perokok. Jangankan itu, sekedar menyelamatkan diripun tidak. Padahal ia sedang diracuni. Di sakiti. Dibunuh secara diam-diam. Pelan tapi pasti. Turut andil mengantar orang lain ke pandan pakuburan.
Ya, begitulah egoisme para perokok, kerap diparadekan di depan banyak orang. Mengepulkan asapnya, mebuat bulatan darinya atau menghembuskan aromanya ke banyak orang. Terkadang tak peduli kondisi. Panas mentari dalam mobil yang sempit dan penuh sesak. Duh, aromanya. Mantap benar.
Parahnya, tidak banyak yang menghargai diri sendiri. Menghormati diri sendiri. Memelihara diri sendiri. Menyelamatkan diri dari Si Perokok. Sedikit yang mensyukuri anugerah kesehatan yang diberikan Rabb. Buktinya, ada yang meracuni diri dan kesehatannya, DIAM. Padahal kesehatan itu mahal. kesehatan lahir dan bathin ini, harus dijaga dan dipelihara. Tidak terkecuali dari Si Perokok.
Maka berhentilah menjadi penganut aliran kebathinan. Yang hanya bisa melawan dan dongkol dalam hati. Lisan menjadi terkunci, tak berkutik. Tak bisa berbuat apa-apa. Sekedar menjaga diripun tidak. Apalagi melawan. Apalagi menasehati. Selamatkan diri dari perokok. Dengan kekuasaan, dengan lisan, dengan hati.
Maka berhentilah dari kepengecutan diri. Diam dalam kesewenangan para perokok yang meracuni diri adalah dosa. Menzolimi diri sendiri, tiadalah itu suatu kebaikan. Jangan biarkan. Tak sudi. Tak rela bila ada yang mencoba mengobrak-abrik jiwa dan raga. Kesehatan lahir dan bathin. Kesehatan aqidah dan keyakinan. kecek kawan, badan ka dipakai lamo. Indak awak se nan ka mamakai. (weak..yang ini nasehat untuk kamu juga saudaraku).
Selamatkan dirimu dan serulah orang lain.
QS 16:125 Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang2 yang mendapat petunjuk.
Larangan Merokok Di Kampus
Merokoklah Bersama Orang-Orang Yang Merokok








Emangnya u Tuhan ???
memprediksi umur orang dari kebiasaan. fikiran lu udah kaya orang tanpa dosa.
God for ALL !!!!!!!
orang yang merasa paling baik adalah orang yang tidak baik
God for All,